Ketika Sophia ultah di Bali (Eps. Persiapan)

Yeay….akhirnya kami ke Bali!!

Setelah menunggu 6 bulan lebih sejak pembelian tiket promo dari Citilink. Hahahaha

Yup…jadi di pertengahan tahun 2017 lalu tadinya kami punya rencana pergi ke Belitung bersama keluarga suami. Tapi ternyata batal (syukurnya belum beli tiket). Eh, trus pas banget suami dapet info ada tiket promo dari Citilink. Alih-alih pergi ke Belitung, akhirnya kami memilih Bali sebagai destinasi liburan kali ini karena sepertinya Bali lebih memiliki banyak wisata untuk anak-anak.

Trus…dikarenakan tiket promo berlaku untuk penerbangan mulai Januari 2018, dan saya juga ngecek jadwal kesibukan kerja, kami pun memutuskan membeli tiket untuk perjalanan di akhir Maret. Jadwal yang pas dan berbarengan dengan pertambahan usia Sophia, anak kedua kami.

Setelah pembelian tiket di bulan Agustus 2017, tadinya kami sempet khawatir karena Gunung Agung erupsi. Sambil terus berdoa mudah2an pas Maret nanti Gunung Agung lagi berbaik hati. Dan Alhamdulillah ternyata Allah mengabulkan doa saya. 🙂

2 bulan menjelang keberangkatan

Mulai deh tuh saya dan suami menyusun itinerary. Karena liburan sama anak-anak jadi ga bisa deh tuh saya dan suami ngotot untuk bisa mengunjungi banyak tempat. Namanya bawa anak-anak pasti perjalanan dan destinasi wisatanya harus lah yang nyaman buat mereka.

Yang pertama saya googling adalah wisata ramah anak di Bali. Jeng..jeng…jeng… yang keluar malah kebanyakan waterpark yang memang sedang menjamur di Bali. Langsung saja kami coret. Kenapa? Karena untuk bermain di waterpark akan memakan waktu setengah hari. Setelah itu mereka pasti kelelahan. Ga efektif untuk waktu perjalanan kami yang hanya kurang dari 4 hari.

Google juga menampilkan Bali Zoo dan Bali Bird Park. Boljug sih. Tapi mehong juga ya?! Kalau dua-duanya dikunjungi ga cocok buat kantong kami :mrgreen: . Setelah melihat beberapa review serta melihat biayanya, akhirnya kami memutuskan Bali Bird park untuk menjadi salah satu destinasi. Selain itu, kami pun memilih beberapa destinasi seperti pantai (wajib!) dan tempat keagamaan serta budaya di Bali.

Dan akhirnya setelah dipadukan dengan konsultasi ke kolega di Bali, berikut itinerary yang kami buat:

Day-1

16.30 Sampai di Bali

Lanjut ke Krisna untuk beli oleh-oleh

Ke Hotel

Day-2

Tanah lot

Pantai Pandawa

GWK

Day-3

Bedugul

Bali Bird Park

Kuta

Day-4

Acara bebas

12.10 Kembali ke Jakarta

Ga hanya destinasi wisata, hal penting yang juga harus kami cari tau yaitu resto/tempat makan. Karena kami muslim jadi kami perlu cari resto halal di Bali. Bersyukur punya teman muslim di Bali dan dia pun merekomendasikan salah satu restoran yang oke banget. Ceritanya nanti yaa…. 🙂

Selain itu, di 2 bulan sebelum keberangkatan kami pun mulai memvaksinasi anak-anak. Kenapa? Karena Bali merupakan salah satu wilayah endemik nyamuk Culex. Vaksinasi apa? Vaksinasi Japhanese Enchepalitis. Untuk detailnya akan saya bahas di postingan terpisah.

Yang ga lupa juga yaitu cari-cari hotel. Nyarinya di mana? di situs Zen Rooms dong…karena kami punya voucher diskon 30% gegara beli tiket promo Citilink. Duuuh…Citilink baek banget yaaa. *lopelope*

Pilihan hotel di Zen Rooms ternyata banyak banget dan murah-murah!!

Kami pun memilih Zen Rooms Seminyak Mertanadi a.k.a Micasa Residence sebagai tempat kami menginap. Alasannya cukup simpel:

  1. Wilayah seminyak tidak terlalu bising (ga kaya Legian)
  2. Dekat dengan beberapa resto ternama seperti Burger King dan Pizza Hut
  3. Kamarnya luas

Dan ternyata kami memang tidak salah pilih. Kamar Deluxe Room nya luas banget. Berukuran kurang lebih 4 x 8 m. Dengan kamar mandi berukuran kurang lebih 1,5 x 3 m.

ZenRooms2

ZenRooms 1

ZenRooms3

 

 

 

 

 

 

Itinerary – Checked

Hotel – Checked

Next…Sewa mobil.

Klo soal ini saya menyerahkan sepenuhnya pada suami. Setelah berselayar di google dapatlah rental mobil melalui situs Omocars. Jadi, Omocars ini merupakan situs penyedia layanan rental mobil seluruh Indonesia. Banyak jasa rental yang bekerja sama dan tersedia di situs ini. Dan harganya pun cukup reasonable. Tapi…saran saya sih klo ada teman yang punya kenalan rental mending melalui teman saja. Karena ternyata ada kejadian (soal rental) yang tidak enak yang kami alami ketika di Bali. Entar saya ceritain deh… 🙂

Nah…itulah beberapa persiapan yang kami lakukan. Cerita ketika perjalanan ada di posting selanjutnya yaaa… (biar ga kepanjangan :mrgreen: )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *