Mudahnya mengurus SKCK untuk pengajuan Visa

Selama saya hidup…saya baru tahu klo ada beberapa negara yang menyertakan SKCK sebagai salah satu syarat pengajuan visa.

Ya eyaaalah..ke LN aja baru sekali. Itupun SG yang ga perlu visa. 😀

Kabarnya sih hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk menghindari manusia-manusia yang datang untuk menularkan virus kejahatan. 😈

Tapi…dilalahnya persyaratan ini saya dapati ketika pengajuan saya dan teman saya yang akan menyambangi Bangladesh sudah disubmit 1 minggu sebelum aturan penyertaan dokumen SKCK dikeluarkan oleh negara yang bersangkutan.

Mana musti berangkat 4 hari lagi saat tau soal itu. :'(

Langsung saja saya googling mengenai cara pembuatan skck. Karena yang selama ini saya tau bahwa skck ga bisa 1 hari jadi.

Alhamdulillah saya menemukan beberapa review mengenai tata cara pembuatan skck untuk pengajuan visa. Dan salah satu yg paling membantu adalah blog ini:

http://jurnalfadjar.blogspot.co.id/2017/07/membuat-skck-untuk-keperluan-visa.html?m=1

Tapi tentu saya akan jabarkan lagi dengan detail pengalaman saya membuat skck yang hanya kurang dari 1 jam 😊 tanpa calo, tanpa keluar duit lebih dari resi resmi yang dikeluarkan dari Mabes Polri.

Gimana tuh??

1. Siapkan dokumen yang dibutuhkan (walaupun nanti yang diminta dan yang dilihat hanya fotocopynya): e-KTP, akte lahir/ijazah terakhir, KK, passpor, dan pas foto 4×6 sebanyak 6 lembar (walaupun yang diminta nanti hanya 3 lembar).

2. Buka situs skck online untuk registrasi. https://skck.polri.go.id

Masukkan semua data sebenar-benarnya. Ada beberapa dokumen yang akan diminta untuk disubmit scannya (ektp, KK dan akte).

Untuk data rekam sidik jari agar dikosongkan.

Setelah proses selesai, kamu akan mendapatkan semacam tiket yang harus diprint untuk dibawa ke Mabes Polri.

3. Jika kamu belum punya kartu rumus sidik jari, datanglah  ke Gd. Inafis untuk mendapatkan rumus sidik jari. Gd. Inafis berada di belakang Mabes Polri Timur. Masuk dari jl. Adityawarman. Kamu cukup membawa pas foto ukuran 4×6 1 lembar. Pengambilan sidik jari ini tidak memakan biaya sepeser pun. Jadi…jangan lupa untuk ucapkan terima kasih dan senyum yang paling tulus untuk petugasnya yaa.

4. Setelah mendapatkan kartu rumus sidik jari, kemudian fotocopy. Dan sertakan fotocopy rumus sidik jari tersebut dalam berkas pengajuan pembuatan SKCK.

5. Langsung pergi ke Mabes Polri yang ada di sebelah Barat (jl. Trunojoyo). Masuk dari pintu yang bersebelahan dengan Gd. Kementrian Pekerjaan Umum (arah masjid Al Azhar). Lokasi pengurusan SKCK berada di dekat parkir motor.

6. Serahkan semua dokumen pengajuan ke loket 1 (sebelumnya agar mengambil nomor antrian). Petugas loket akan mengecek kelengkapan dokumen. Jika sudah lengkap, kamu akan diminta untuk menunggu dipanggil ke loket 2. Oiya, di loket ini petugas akan tanya-tanya kita mau ke mana, berapa lama. Jadi jangan sampai dijawab “kepo banget sih loe bu” *eaaaa*

7. Ketika dipanggil di loket 2, kamu akan diminta untuk tanda tangan di mesin elekronik. Dan juga rekam sidik jari di mesin sebelahnya. Lalu..petugas akan menyetak draft skck dan meminta kamu untuk cek dulu kebenaran datanya. Jika sudah benar, kamu akan diminta menunggu lagi untuk difoto.

8. Setelah di foto maka kurang lebih 15 – 30 menit dokumen SKCK kita akan selesai. Petugas akan mengeluarkan nota resmi sebesar Rp. 30.000. Bayar pakai uang pas yaaa..karena pengalaman saya kemarin, mereka ga sedia kembalian. Akhirnya saya harus tukar dulu di kantin depan.

9. Dan SKCK untuk pengajuan visa saya pun jadi kurang dari 1 jam.

10. Kenapa bisa jadi secepat itu? Karena saya datang masih pagi. Jam 9.30 saya sampai Gd. Inafis untuk rekam sidik jari. Dan jam 10 saya sudah sampai gedung Mabes untuk pembuatan SKCK. Trus SKCK nya keluar jam 10.45. Kalau sudah agak siang, orang yang mengajukan sudah banyak, belum lagi harus kepotong istirahat, jadi waktu paling cepat adalah 2 jam.

Oiyaaa…jam pelayanan di Mabes Polri dari jam 8.00 – 15.00. Istirahat jam 12.00 – 13.00.

Semoga ulasan saya ini membantu yaaa. 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *