Kode: Self Discipline

Sudah 2 hari ini saya buka fb dan mendapatkan postingan yang berkaitan dengan self discipline.

Pertama adalah postingan dari Nadia Meutia. Beliau adalah founder d’BCN Oriflame. Salah satu orang tersukses dengan bisnis Oriflame nya. Di postingannya tersebut si Jeng Nad – begitu dia biasa dipanggil – menjelaskan secara detail apa yang dia lakukan dari sore hari dan di pagi buta sebelum dia berangkat untuk Yoga sekitar pukul 5 pagi. Rupanya Jeng Nad agak panas kupingnya karena banyak yang komen kalau dia bisa menikmati Yoga di setiap pagi karena anaknya yang sudah besar dan punya ART. Dan ternyata komen-komen tersebut salah. Pembantunya selalu datang jam 8 pagi – 2 siang. Terkadang malah hanya sampai jam 1 siang. Padahal si Jeng Nad ini orang yang ga betah berantakan dan kotor. Jadi yang dia lakukan dari sore hari adalah menyiapkan pakaian untuk Yoga esok harinya juga baju ganti. Di Malam hari sebelum tidur ia selalu memastikan tidak ada cucian piring kotor, menyiapkan baju sekolah ke-2 putrinya, menanyakan ke-2 putrinya besok mau sarapan apa, dan memisahkan pakaian kotor menjadi 2 kategori antara baju bagus dan baju dipakai sehari-hari. Jadi saat besok paginya hanya tinggal dimasukkan ke mesin cuci. Tiap pagi juga diusahakan mungkin dia bisa bangun pkl. 3.30 supaya bisa menyiapkan sarapan untuknya dan anak-anak dan ga terburu-buru membersihkan kotoran ke-11 kucingnya. Huaaa…bukan hal yang sedikit untuk dikerjakan ya??? Dan ini tentunya perlu disiplin tinggi supaya bisa berjalan sesuai planning.

Nah yang ke-2 merujuk pada artikel di Kompas.com yang ditulis oleh Pak Rhenald Kasali mengenai 3 wanita hebat. Yaitu si Ibu Mooryati Soedibyo, Dian Sastro dan Ibu Susi Pudjiastuti. Siapa sih yang ga kenal ke-3 wanita ini? Mereka terkenal di bidangnya masing-masing, sukses dan pintar-pintar. Rupanya ada kesamaan yang mereka miliki. Yaitu self dicipline. Ibu Mooryati memulai studi doctornya di usia 75 tahun di UI. Walau dia sibuk dengan perusahaan dan kewajibannya sebagai anggota MPR, tetapi kenyataannya Ibu Mooryati tidak pernah absen. Dan malah menjadi pesaing berat untuk mahasiswa lain yang jauh lebih muda. Untuk Dian Sastro sendiri, kekaguman pak Rhenald adalah karena saat Dian mengambil kuliah S2 nya di UI, Dian sedang hamil. Sama halnya dengan Ibu Mooryati, walau Dian adalah artis tetapi dia tidak pernah absen. Bahkan bisa lulus Cum Loud. Hal tersebut bisa didapat berkat kegigihan dan kedisiplinannya meraih Ilmu.

Berbeda dengan Ibu Susi yang merupakan Menteri Perikanan dan Kelautan kita ini. Banyak yang mengoloknya karena tidak lulus SMA. Tapi tak banyak yang tau bahwa Ibu Susi tidak lulus bukan karena bodoh, tetapi karena keinginannya untuk mandiri dan membangun usaha. Tak cukup sebentar bagi Ibu Susi untuk bisa menjadi pengusaha Ikan sesukses sekarang ini. Bertahun-tahun ia harus jatuh bangun di dunia perikanan. Dan beliau tidak akan bertahan kalau tidak gigih dan disiplin.

Jadi intinya kalo mau sukses dan maju tuh disiplin dari diri sendiri ya?! Dan ini tuh ga gampang. Apalagi untuk bisa konsisten. Dan menemukan 2 postingan ini seakan-akan seperti sedang diberi kode sama Yang Maha Kuasa. Saya yang biasanya hanya bisa bangun dari jam 5 pagi lalu setrika baju-baju sambil memasak makanan Raya, masih suka ngeluh kecapek-an. Umur masih muda, tapi jam 9 udah tepar aja mau tidur. Trus suka nunda ngerjain sesuatu. Padahal klo sudah ketunda akhirnya jadi numpuk dan bikin tambah males *menatap nanar tumpukan baju yang harus disetrika* :'(

Ok, ga boleh kaya’ begini. Emangnya saya mau diambekin suami gara-gara saya males ngerjain kerjaan rumah?! *nangis di pojokan*

Jadi…ga perlu nunggu Tahun 2015 dateng deh. Yuukk..perbaiki diri. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *