Galaunya mau lahiran di mana…

Huaaaa…anak udah 2 bulan tapi baru bisa update postingan lagi. 😀 maafkeuuun

Di postingan saya yang ini, kaya’nya udah mantep banget sama Dr. Onny Khonza. Ya..kami memang cocok sama dokternya. Tapi tidak dengan tempat beliau praktek. Terlebih suami saya. Menurut suami, RSI terlalu ramai. Trus juga dia pernah ngalamin hal yang tidak mengenakan dengan pelayanan RSI. Jadi, dia khawatir saya juga akan mengalami hal yang sama. Kalau bagi saya sendiri, RSI memang meninggalkan kenangan yang kalau diingat bikin sedih. Almarhumah mama dulu operasi kanker payudara di RSI. Sebulan sebelum meninggal pun saya beberapa hari nginep di RSI untuk jagain mama. Ya..jadi keingetan mama terus deh.

Dan pas lagi galau-galaunya, eh kebetulan banget mba’ Evariny (itu tuh..instruktur Hypnobirthing) memberi info 3 RS yang recommended untuk melahirkan.

1. KMC (kalau ini sudah ga perlu di tanya lagi. sudah banyak yang merekomendasikan)

2. RS. St. Carolus (mungkin karena ada dr. Utami Roesli yang merupakan pelopor IMD)

3. RS. Admira Pulomas

Nah..yang ke-3 nih ga pernah denger sama sekali. Karena lokasinya cukup dekat dengan rumah dibandingkan 2 RS lainnya, akhirnya saya dan suami mencoba untuk datang ke RS tersebut.

Ternyata RS. Admira merupakan RS baru. Pantas saja masih sepiii..banget. Tapi gpp ding, jadi ga perlu berlama2 antri periksa ke dokter. Dan kalau belum banyak pasien gitu…pasti kan pelayanannya masih bagus 😀

Coba tanya-tanya biaya periksa dan biaya melahirkan, ternyata RS. Admira lebih murah dibandingkan dengan RSI. Biaya dokter spesialis hanya Rp. 125.000 sudah termasuk USG. Sedangkan di RSI biaya dokter Rp. 160.000 belum termasuk USG. Untuk biaya melahirkan normal, RS. Admira hanya mengenakan biaya Rp. 5.000.000 untuk 2 bed dan Rp. 6.000.000 untuk 1 bed. Sedangkan RSI Rp. 8.500.000 untuk kamar dengan kelas I. Ya sudah…mantaplah hati saya untuk melahirkan di Admira.

Di RS. Admira, ada 4 dokter kandungan. Tapi hanya 1 yang berjenis kelamin perempuan bernama Dr. Susanti Kusumo Budiarti SpOG yang merupakan anak dari si Ibu Guru Kembar Kolong Jembatan. Dan saya pun memilih untuk diperiksa oleh dokter Susanti. Lagipula menurut bagian pendaftaran, dr. Susanti merupakan dokter dengan pasien terbanyak di Admira.

Memasuki bulan ke 8 barulah saya mulai periksa (padahal sudah tanya-tanya dari usia kandungan 24 minggu). Kenapa? ya..karena di minggu ke 28 saya berencana untuk USG 4D. Bukan saja untuk mengetahui lebih jelas kelamin si debay, tapi kami juga ingin tau kondisi debay lebih lengkap. Pastinya kalau diperiksa 4D lebih jelas apakah ada masalah atau tidak. USG 4D dimana?? akan saya ceritakan di postingan selanjutnya.

Bagaimana kesan-pesan diperiksa Dr. Susanti?? dokternya jawa banget. Maksud saya…dari cara berbicara sudah kelihatan kalau beliau orang Jawa. Halus sekali, sabar, pelan-pelan menjelaskan, dan yang paling penting adalah dia tidak pernah bikin saya khawatir. Misalnya..saat saya tanya..kenapa begini ya dok?? dengan pelan dan halus dia akan bilang…oo…tidak apa-apa koq, memang normalnya begitu sambil menjelaskan lebih lanjut.

Oiya, Dr. Susanti ini praktek di RS. Admira setiap hari Selasa pkl. 08.00-11.00 WIB dan hari Jumat pkl. 17.00-20.00.

Trus..trus..gimana cerita lahirannya??

Di beda postingan ah…

🙂

2 comments on “Galaunya mau lahiran di mana…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *