Trimester 2: Jadi jenis kelaminnya apa??

Memasuki Trimester ke-2 sungguh luar biasa.

Porsi makan yang sudah kembali ke sedia kala dan berangsur berat badan naik secara normal tiap bulannya. Total kenaikan BB saya sampai dengan akhir Trimester 2 ini kira-kira sudah mencapai 7 Kg. Si dede pun selalu bertambah bobotnya setiap bulan. Sesuai dengan ukurannya. Alhamdulillah.

Kalau saat 1-4 bulan buncitnya perut tidak terlalu kentara (klo kata temen saya malah…bila saya naik TransJakarta, pasti saya tidak dapat tempat duduk karena tidak akan ada yang percaya saya sedang hamil 😀 ), tapi di usia 5 bulan sudah mulai terlihat. Dan mulailah saya mendapatkan keistimewaan-keistimewaan saat menaiki TJ. Pasti dengan sigap para penumpang TJ mempersilakan tempat duduknya untuk saya. 🙂 . Tapi jangan harap ya bisa dapat keistimewaan itu di kopaja. ~.~

Oiya, saat usia 4 bulan 2 minggu, saya dan suami melancong ke SG. Honeymoon yang tertunda ceritanya padahal sih ngiri karena ga diajak pergi sama orang rumah. Dan Alhamdulillah tidak ada masalah pada si dede walaupun kami lebih banyak jalan seperti berpindah-pindah MRT dan dari 1 halte ke tempat yang kami tuju. Yang sudah pernah ngebolang di SG pasti tau maksud saya. :mrgreen: Ceritanya di postingan yang berbeda ya!!

Nah…memasuki Trimester ke-2 ini orang-orang sekitar mulai pada penasaran apa jenis kelamin si dede? Ga cuma mereka sih, saya pun sebenarnya yang paling penasaran. Sempat berharap hal tersebut bisa diketahui saat kami kontrol di bulan ke 5. Tapi ternyata kami harus bersabar. Kelaminnya terhalang tali pusat, jadi belum bisa dipastikan “monas” atau “dompet”. hihihihi.

Banyak yang bilang, kalau dilihat dari bentuk tonjolannya, si dede adalah laki-laki. Ditambah lagi dengan kondisi muka saya yang tidak pernah dihiasi make-up. Tapi ada juga yang bilang klo si dede adalah perempuan.

Nah..dapet info dari kakak ipar, kalau kita bisa memprediksikan jenis kelamin bayi berdasarkan usia Ibu. Yaitu dengan menggunakan tabel ini:

Jadi tabel ini dibuat oleh ahli genetika di China. Dan katanya sih…99% terbukti kebenarannya.

Keterangan angka dari 18-45 di atas adalah usia saat si Ibu hamil. Dan kolom bulan yang berada di sebelah kiri tabel merupakan bulan perkiraan terjadinya pembuahan.

MIsal: saat saya diketahui hamil, saya berusia 27 tahun. Karena tgl terakhir haid saya adalah 28 November, jadi saya memperkirakan pembuahan terjadi di bulan Desember. Bila ditarik garisnya, maka diprediksikan bayi saya berjenis kelamin laki-laki.

Tapi..tetap saja 100% keakuratan ya nanti saat si dede lahir. 🙂

Ya entahlah…bagi kami, laki-laki ataupun perempuan yang terpenting sehat, normal, dan terlahir dengan sempurna tanpa kurang suatu apapun. Aamiin.

Mudah-mudahan pas kontrol ke dokter selanjutnya bisa ketahuan ya!! 🙂

 

One thought on “Trimester 2: Jadi jenis kelaminnya apa??

  1. Akhir2 nie… ramai pembaca blog semakin meminati isu nie.

    .. terima kasih kepada admin blog nie… artikel nih memberi lebih pencerahan tentang bab nie.
    .. saya akan sentiasa support awak… terima kasih.
    .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *