Nikah di gedung dengan budget kurang dari 40 juta?? (part 2)

Masih tentang item2 apa saja sampai saya bisa menggelar pernikahan dengan budget kurang dari 40 juta.

Yuk..maree…

4. Souvenir

Saya yang males berpanas2 dan berdesak2 di Pasar Jatinegara, memutuskan untuk membeli souvenir di Alfiandra, Cipinang. Dapet info ttg Alfiandra dari temen2 di WK. Kebetulan tempatnya ga jauh dari Otista. Banyak yang bilang klo pedagang2 souvenir di Asemka dan Pasar Jatinegara ngambil dari sini. Hmm…jadi penasaran dunk. Berpikir..pasti lengkap. Dan ternyata..bukan hanya lengkap. Tapi bikin saya bingung untuk milih. Semuanya ada!!

Sebelum saya dan cami ke sana sebenernya sih sudah mulai berunding, kira2 kami mau souvenir kaya’ gimana. Dari awal kami memang sepakat, souvenir haruslah berguna. Jangan cuma bagus tapi lalu cuma jadi pajangan. Sempat terpikir tempat tisu. Tapi cami ga mau. Ud terlalu banyak. Cami pengen gelas, tapi saya bilang gelas ukiran cuma jadi pajangan. Dan pilihan pun jatuh pada Tas bahan Spunbond dengan lebar 20×20. Dengan harga Rp. 3.500 per pcs, kami memesan sebanyak 300 buah (jumlah minimal pemesanan). Harga tersebut sudah termasuk cetakan nama qt di Tas dan kain tile sebagai pembungkusnya. Qt pun boleh memilih lebih dari 1 warna. Untuk pembayarannya dg cash. 50% saat pemesanan, dan 50% lagi saat pengambilan. Waktunya pun ga lama. Hanya 2 minggu.

Alfiandra Souvenir berada di Cipinang jl. Cipinang PuloRt. 15/11 No. 11 Cipinang Besar Utara. Lebih mudahnya masuk dari jalan yang berada di belakang penjara Cipinang, sebelum sampai ujung belok ke kiri (jalannya menurun). Dan tempatnya berada di sebelah SD.

5. Undangan

Sama halnya dengan Souvenir, begitupun dengan undangan. Cami kepengen klo undangannya itu bisa berguna, jadi setelah dibaca tidak lantas dibuang. Kami memutuskan akan membuat undangan berbentuk notes. Sekalian bisa jadi buku catatan gitu. Dapet info dari WK (lagi) kalau Percetakan Arif Jaya di jl. Kampung Melayu Kecil 2 adalah salah satu percetakan yang recommended. Tidak hanya penanganan yang ramah dan profesional serta bagus hasilnya. Tapi juga murah. Ngobrol2 sama salah satu staf pak Udin (si empunya), ternyata mereka ga punya contoh undangan bentuk notes. Kebetulan saya bawa contoh simple yang saya buat di kantor. Langsung saja saya tanya berapa harga yang mereka tawarkan untuk undangan seperti contoh yang saya bawa. Ternyata mereka hanya berani di harga Rp. 8.500. Hal ini juga karena jumlah yang kami minta sangat sedikit. Hanya 200 undangan. Wah..melebihi budget nih. Ok..bersabar.

Nah..tetangga saya merekomendasikan Unggul Grafika yang berada hanya beberapa meter dari rumah saya :D . Duduls ya!! kenapa saya ga tanya yang deketan dulu?! Hadeuuhh…

Di hari Sabtu yang terik, saya dan cami mencoba mendatangi percetakan tersebut. Saat tanya adakah contoh undangan berbentuk notes, ternyata mereka punya beberapa pilihan. Asiiikkk..bisa dijadiin acuan nih!! Setelah berdiskusi detail mengenai undangan yang dimau, disepakatilah harga Rp. 7.00o per pcs untuk undangan kami. Wah..senangnya!!

Setelah jadi, kami cukup puas dengan hasilnya. Ada beberapa yang cacat sih, tapi secara Profesional mereka menggantinya. Recommended deh!!

Tertarik pesan undangan di Unggul Grafika? Sila langsung datengin tempatnya di Jl. Otista 3 dalam Rt. 002 Rw. 01, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

6. Printilan-printilan

Untuk pengeluaran-pengeluaran kecil yang saya maksud disini adalah

  • Transportasi keluarga saya menuju tempat acara. Saya menyewa kopaja yang murah meriah. Alhamdulillah keluarga ga komplain. Yang terpenting ada transportnya :D
  • Baju seragam untuk ke-2 adik saya dan kakak perempuan cami. Kalau bikin pasti mahal. Belum cari bahannya, belum jahitnya. Yang ada malah double dananya. Kami pun memutuskan untuk membelikan baju yang sudah jadi. Yang designnya ga terlalu mewah, tapi juga oke buat dipakai untuk acara saya. Saya sekeluarga rela capek-capek mengelilingi ITC Ambassador untuk cari baju yang warnanya sesuai dengan tema wedding saya. Dan Alhamdulillah dapet baju yang murah. Rp. 375 ribu saja untuk 3 baju. Karena perlu kain songket, di lain hari, perburuan kami pun berlanjut. Tapi kali ini ke Thamrin City. Dan didapatlah kain songket seharga Rp. 50rb :D . Saya dan cami sepakat tidak ada baju seragam untuk saudara2 kandung dari Ibu-Bapak. Karena kembali ke kondisi yang ada, bahwa pernikahan ini diselenggarakan dengan low budget. Apalagi budgetnya pun dari kocek kami sendiri. Dan Alhamdulillah sekali saudara-saudara kami tercinta ga ada yang komplein. Kebetulan seragam keluarga saat pernikahan kakak saya masih pada bagus2, jadi mereka epakat untuk menggunakannya di acara saya.
  • Acara selametan pra nikah. Seperti pas acara lamaran, saya menggunakan jasa Uwa saya yang jago masak untuk menyiapkan makanan untuk acara Selametan yang memang hanya dihadiri oleh keluarga besar. Untuk tetangga, cukup dengan memberikan nasi berkat sambil meminta doa restu :) .
  • Perawatan pra nikah. Saya memang tidak menggunakan paket khusus pra nikah yang ditawarkan salon-salon. Alhamdulillah kakak perempuan saya menawarkan jasanya. Seminggu sebelum acara saya facial dan hair masker di Moz5 Salon Tebet. Nah..pas 2 hari sebelum acara, baru deh 2 malam berturut2 di lulur sama kakak. Dan malam sebelum acara atau tepatnya setelah di lulur, seluruh badan saya diuap dengan air bunga 7 rupa. Alhamdulillah ga ada keringat yang membanjiri wajah saat acara.
  • Tato tangan. Entahlah apa itu namanya. pokoknya yg kaya’ orang arab gitu. Tangannya dihias pke pacar haji. Saya menggunakan jasa tetangga yang emang jago banget soal menghias tangan dengan pacar haji. Padahal umurnya baru 17 tahun loh..tapi tangannya terampil banget meliuk2 di atas tangan saya. Lihat saja hasilnya yang menakjubkan. Ga pake’ mahal juga. Cukup Rp. 100 ribu untuk 2 tangan.

Jadi saudara-saudara, untuk bisa menggelar Wedding party dengan low budget itu tergantung dari diri kita sendiri. Intinya sih ada pada berapa tamu yang akan qt undang, karena hal itu berpengaruh sama berapa porsi catering yang akan qt pesan. Saya pun harus menekan ego sendiri ketika memikirkan siapa yang harus saya undang. Pengennya sih semua temen saya undang. Tapi itu berarti saya harus bisa mengusahakan dana yang lebih lagi (Doohh..itu aja udah jor-jor an). Dan Alhamdulillah sekali banyak temen-temen yang bisa mengerti.

Pernikahan bukanlah garis finish dalam kehidupan qt, tapi justru garis start yang harus qt lalui dengan terus bergandeng tangan bersama pasangan qt :)

One thought on “Nikah di gedung dengan budget kurang dari 40 juta?? (part 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *